Cegah Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan & Anak, Kopri PMII Maros Bersama Dinas PPPA Melakukan Penandatangan MoU

0
25

PWNUSULSEL.OR.ID, Maros – Korps PMII Puteri (Kopri) Cabang Maros menggelar dialog Keperempuanan dan Penandatanganan MoU bersama Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan dan AnakĀ  di Baruga B Kantor Bupati Maros. Minggu (12/12/2021)

Dalam kegiatan itu Kopri PMII Maros mengangkat tema “Peran Kopri Dalam Mengawal Isu Keperempuanan dan Perlindungan Anak Daerah” dan menghadirkan narasumber dari dua lembaga seperti Ibu Mardiah Ketua Muslimat NU Maros dan A. Titiek Salmyati Sanrima sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Maros serta di ikuti oleh puluhan Kader PMII Cabang Maros

ketua panitia dialog Nasrah, dalam sambutan mengatakan bahwa kegiatan dialog keperempuan tersebut untuk memperingati Harlah Kopri PMII ke 54 Tahun serta merupakan upaya kongkrit yang dilakulan oleh kopri PMII Maros untuk mengadvokasi kekerasan terhadap perempuan dan anak yang saat ini marak terjadi

Sementara itu, Ketua Umum Kopri PMII Cabang Maros Muliana, Menuturkan bahwa Kopri PMII lahir untuk berkiprah bagi bangsa dan negara

“Kopri PMII adalah organisasi perempuan yang lahir pada 25 November 1967 dan sampai hari ini berkiprah untuk negeri, kurang lebih sebagai madrasah bagi bangsa dan negara kita”. Tuturnya

“Generasi yang hebat hanya bisa lahir dari rahim perempuan yang hebat pula”. Tambah Mucil sapaan akrab Ketua Kopri PMII Maros

Ketua Umum PMII Cabang Maros  Muh. Haider Idris, ketika memberikan sambutan sangat mengapresiasi langkah para kader-kader Kopri PMII Cabang Maros yang menyelenggarakan dialog dan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Ia mengatakan di tengah gemuruh kekerasan seksual saat ini, Kopri PMII Maros telah aktif melakukaan kaderisasi dan advokasi perempuan

“kami juga berharap kerjasama antara Kopri PC PMII Maros bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dapat berjalan secara evektif”. Ungkapnya

Adapun salah satu narasumber Ibu Mardiah, menyampaikan bahwa pentingnya belajar dalam organisasi apalagi organisasi yang mempunyai afiliasi dengan Nahdlatul Ulam (NU) seperti organisasi Kemahasiswaan berkultur Nahdliyyin yakni PMII

Selain itu, ia juga memaparkan tiga kunci pendidikan yang harus dikembangkan bagi seorang pendidik untuk dapat mendidik perempuan

PW NU SULSEL

“Ada 3 Kunci yang mesti di kembangkan untuk mendidik perempuan seperti kecerdasan Intelektual, Spiritual, dan Emosional”. Ujarnya

Diketahui, Kopri PMII Maros dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Maros melakukan MoU di dalam mitra pencegahan kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here