Muslimat NU Bantaeng berbagi makanan dan alat sholat untuk tahanan Rutan

0
42

PWNUSULSEL.OR.ID, Bantaeng – Pengurus Cabang Muslimat Nahdatul Ulama (NU) Bantaeng, Sulawesi selatan, sambangi rumah tahanan Negara kelas IIB, Tujuannya adalah berbagi makanan buka puasa untuk tahanan warga binaan rutan kelas IIB, para petugas dan juga menyerahkan perangkat alat sholat dan mukenah kepada 6 orang warga binaan rutan yang perempuan, Jumat (7/5) sore.

Saat kunjugan tersebut, melihat kondisi warga binaan di rutan bantaeng ada perempuan yang menurut kami membutuhkan bimbingan maupun pendampingan di tengah keterbatasannya. Mereka harus tetap semangat melanjutkan hidup dan yang terpenting mereka harus tetap melaksanakan ibadah sebagai tujuan penciptaan manusia.

Ketua Muslimat NU Bantaeng Siti Subaedah Alam, mengatakan kami hanya menyadari bahwa orang-orang yang ada dalam tahanan seperti itu, tentu aksesnya terbatas dalam berbagai hal. “Mereka tentu membutuhkan tambahan informasi dan ilmu pengetahuan dari luar, Muslimat NU ingin hadir memberi arti buat mereka,”ucapnya pada Kontributor NU Online, Sabtu (8/5).

Selain itu, ini baru sebatas perkenalan dan penyampaian harapan Muslimat NU Bantaeng agar diberi ruang untuk memberikan intervensi kepada warga binaan rutan yang perempuan. Dan Alhamdulillah pimpinan rutan dan para petugas berterima kasih dan menyambut dengan sangat baik kunjugan tersebut serta memberikan respon positif atas agenda Muslimat NU ini.

“Rencana bimbingan akan kami mulai setelah lebaran idul fitri,” kata Subaeda Alam yang juga Ketua Pokja I TP PKK Bantaeng yang menangani bidang keagamaan.

Selanjutnya, untuk pembinaan kedepan, kepada pihak kami diberi jadwal untuk memberikan siraman rohani, bimbingan Agama kepada warga binaan perempuan yang ada. Sesuai permintaan kami, pihak rutan memberikan kesempatan untuk hadir di antara mereka 1 kali sebulan.

“Soal materi sementara kami rancang, tapi yang pastinya kita akan mulai dari materi taharah, sholat. Soal belajar mengaji pihak rutan sudah ada jadwal tersendiri,” bebernya.

Di ketahui, seluruh warga binaan rutan sebanyak 157 orang, 10 orang petugas. Adapun informasi bahwa dari 6 orang perempuan itu, mereka berusia 30 tahun ke atas kasus narkoba dan 2 orang usia 40 an ke atas.

Kontributor : Ahmad Saeful

Editor : Syahrul

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here