GP Ansor Bantaeng peringati Harlah GP Ansor dengan Dzikir dan doa bersama

0
178

PWNUSULSEL.OR.ID, BANTAENG – Pengurus Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bantaeng memperingati hari lahir ke-87 Dengan mengadakan Dzikir dan Doa Bersama, di sekretariat Ansor, Jalan Pemuda, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi selatan, Sabtu (24/4/21) Malam.

Kegiatan tersebut juga di meriahkan dengan memotong tumpeng yang di potong langsung oleh Ketua PCNU Bantaeng, kemudian di berikan langsung kepada ketua GP Ansor Bantaeng sebagai pertanda 87 tahun GP Ansor. Selanjutnya, dinikmati oleh seluruh kader yang hadir melambangkan kekompakan bahwa kedepan seluruh kader harus tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan untuk membangun kelembagaan.

Ketua GP Ansor Bantaeng, Aspar Ramli mengatakan bahwa GP Ansor sebagai media juang agar tetap eksis dalam setiap episode sejarah perjalanan bangsa dan di daerah serta tetap menempati posisi dan peran yang strategis dalam setiap pergantian estafet kepemimpinan berskala lokal. Baginya, dalam melakukan kaderisasi tidak memburu kuantitas, namun yang lebih penting adalah mengedepankan kapasitas kader yang bermuara pada distribusi kader untuk mengisi ruang-ruang publik.

“Melalui kegiatan ini akan di gelar juga dialog secara internal merefleksi kepemimpinan atau kepengurusan untuk pembenahan struktural dan membincang agenda Ansor kedepannya”.tuturnya.

GP Ansor juga telah melakukan database untuk mengetahui semua latar belakang pendidikan kader dan kemampuan personal sehingga pimpinan dapat melinkan dengan Balai Latihan Kerja (BLK) dan Dinas Koperasi Bantaeng, terkait Usaha yang di kembangkan.

“Saat ini ada 5 Kader Banser yang sementara mengikuti pelatihan SKill usaha di Balai Latihan Kerja (BLK) Bantaeng yang bekerjasama dengan PCNU Bantaeng,” ungkap Aspar.

Dalam penyampainya Ketua PCNU Bantaeng, Ahmad Jailani bahwa untuk gerakan pemuda Ansor harus terus bergerak maju, mengasah seluruh kemampuan kader untuk bertarung di era Digital tanpa harus melupakan Budaya silaturahim sebagai kader penggerak NU masa kini dan akan datang. Menurutnya, di sepanjang sejarah perjalanan bangsa dengan kemampuan dan kekuatan tersebut GP Ansor memiliki peran strategis dan signifikan dalam perkembangan masyarakat Indonesia terkhusus untuk Kabupaten Bantaeng.

“Dengan begitu, GP Ansor mampu mempertahankan eksistensi dirinya, mampu mendorong percepatan mobilitas sosial, politik, dan kebudayaan bagi kader-kadernya serta mampu menunjukkan kualitas, peran maupun keanggotaanya,” ujar Dewan Penasehat GP Ansor Bantaeng.

Di ketahui, Untuk Dzikir dan Doa di pimpin langsung oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Bantaeng dan sahabat Ketua Pagar Nusa. Dzikir merupakan hal wajib bagi seluruh kader untuk mendekatkan diri antara hamba dengan Tuhannya. Adapun yang turut hadir sejumlah kader Ansor, Banser, dan Dewan penasehat GP Ansor Lukman Harun.

Kontributor : Ahmad Saeful

Editor : Syahrul

PW NU SULSEL
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here