Menjaga kerukunan antar beragama, ini yang dilakukan oleh GP Ansor Gowa

0
96

PWNUSULSEL.OR.ID – Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kabupaten Gowa adakan silaturahmi dengan Pengurus Pemuda Katolik, GAMKI, PMKRI, dan PSMTI Kabupaten Gowa di sekretariat Ansor Gowa, Jalan Kemuning, Kelurahan Kalegowa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (29/03/2021).

Ketua Umum PC GP Ansor, Imran Arsyad merasa sangat senang bisa bersilaturahmi dengan mereka dan berharap pertemuannya dengan teman-teman dari Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) ummat Kristiani ini bisa menjadi sinyal bahwa kerukunan antar umat beragama sama sekali tidak terpengaruh terhadap aksi teror bom bunuh diri yang baru saja terjadi di Gereja Katedral Makassar.

“Kami sangat senang dan berterima kasih atas kunjungan kawan-kawan Pemuda Katolik, Gamki, PKMRI & PSMTI Kabupaten Gowa malam hari ini. Hal ini menunjukkan bahwa kerukunan antar umat beragama khususnya di wilayah Kabupaten Gowa tetap terjaga dan terawat, dan sama sekali tidak terpengaruh dengan aksi teror bom bunuh diri yang baru saja terjadi di Gereja Katedral Makassar,” katanya.

Mewakili seluruh pengurusnya, Imran berjanji akan ikut terjun dalam pengamanan di beberapa tempat ibadah yang dianggap perlu sebagai bentuk dukungan dan kerja sama antar umat beragama, khususnya dalam memasuki rangkaian ibadah paskah bagi kaum Nasrani yang berada di Kabupaten Gowa.

“Saya mewakili pengurus Ansor Kabupaten Gowa berjanji bahwa GP Ansor Kabupaten Gowa akan terjun dalam pengamanan beberapa tempat ibadah yang dianggap perlu untuk mendapatkan pengamanan ketat”tegas Imran.

Sementara itu, Ketua Pemuda Katolik Komda Gowa, Baylon Suryanto Par mengungkapkan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat dan terbuka dari para PC GP Ansor Kabupaten Gowa.

“Kami berterima kasih atas sambutan kawan-kawan PC GP Ansor Kabupaten Gowa malam hari ini, yang mau menerima kedatangan kami dengan tangan terbuka. Harapan kami, ini akan menjadi awal kerjasama yang baik antara OKP keagamaan yang berada di Gowa, dalam menjaga kerukunan antar umat beragama yang berada di Kabupaten Gowa”; ujar dia.

Dari pertemuan tersebut, Ketua Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), Sisilia B Tamorron menjelaskan bahwa mereka sepakat untuk memelihara kerukunan antar ummat beragama, khususnya di Kabupaten Gowa


“Kami bersepakat untuk terus menjaga kerukunan antar umat beragama yang berada di Kabupaten Gowa. Waktunya para pemuda mengambil bagian dalam hal menciptakan itu. Bersama kawan-kawan PC GP Ansor, kami yakin bisa mewujudkan hal tersebut,” lanjutnya.

Terakhir, Pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Gowa, Yerri mengatakan bahwa teror bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral harus dihadapi dengan kepala dingin agar tidak terprovokasi dengan kejadian tersebut.


“Kejadian teror bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral baru-baru ini haruslah ditanggapi dengan kepala dingin. Semua pihak harap tenang, saling menahan diri, dan tidak terprovokasi. Kita serahkan sepenuhnya kepada aparat yang berwajib untuk diproses sebagaimana mestinya. Kita semua bersaudara,” pungkas Yerri.

PW NU SULSEL
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here