GP Ansor Minta Bupati Memastikan Bulukumba Aman Dari Terorisme

0
94

PWNUSULSEL.OR.ID – Peristiwa bom bunuh diri yang terjadi hari ini di Gereja Katedral Kota Makassar dengan mengakibatkan 14 korban luka-luka dan 1 orang meninggal dunia, menjadi perhatian serius hingga Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo pun angkat bicara.

Tindakan terkutuk oleh terorisme tersebut tentu sangat mencengangkan publik sebab Indonesia yang tahun-tahun terakhir ini aman dari aksi-aksi para penebar teror dengan menarget rumah-rumah ibadah tertentu.

Belum lagi operasi-operasi aparat keamanan dari POLRI dengan Tim Densus 88 nya yang preventif terhadap kejadian-kejadian bom bunuh diri. Hal tersebut ditandai dengan banyaknya oknum-oknum terduga teroris yang ditangkap.

Seperti misalnya yang belum lama ini di Kota Makassar, Tim Densus 88 berhasil meringkus puluhan anggota jaringan terorisme yang kerap beraksi hingga diluar negeri.

Menanggapi aksi terorisme hari ini, 28/3/2021, Ketua GP Ansor Bulukumba, Rasyidin meminta agar Bupati Bulukumba harus memastikan bahwa daerah yang dijuluki Butta Panrita Lopi tersebut, bebas dari ancaman aksi-aksi terorisme.

“Kita harus belajar pada peristiwa bom bunuh diri dimakassar hari ini, artinya kita harus waspada agar kejadian demikian tidak terulang lagi dimana pun dan kapan pun, termasuk di Bulukumba”. Tegas Rasyidin

“Alhamdulillah GP Ansor selalu berkomitmen memberantas aksi terorisme dengan memberikan edukasi keagamaan, kebangsaan, dan kenegaraan yang aktif kemasyarakat, khususnya anak muda. Olehnya karena itu, kami juga meminta kepada Bupati agar turut komitmen memastikan bahwa Bulukumba harus aman dari aksi-aksi terkutuk seperti itu”. Tutupnya.

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here