Sekolah advokasi PMII UINAM Cabang Gowa resmi di buka, Ini harapan Wakil Rektor 4 UIN

0
147

PWNUSULSEL.OR.ID – Salah satu program kerja Jangka panjang, PMII Komisariat UIN Alauddin cabang Gowa melaksanakan sekolah Advokasi dan Media yang bertempat di Pesantren Madrasah Madani, Jl. Bontotangnga Paccinongan, Kec. Somba Opu, Kab. Gowa, Sul-sel, Sabtu (20/02/2021).

Pengurus PMII komisariat UIN Alauddin Cabang Gowa mengusung tema, “Membingkai Jiwa Advokasi dan media sebagai upaya pengembalian identitas pergerakan perspektif manhajul fikr wal harokah.”

Tema yang menggambarkan tujuan sekaligus harapan adanya kegiatan sekolah tersebut dilaksanakan.

Pada saat pembukaan kegiatan(20/02), turut hadir Juga Ayahanda Sahabat Dr. Kamaluddin Abunawas. M.Ag (selaku Wakil Rektor 4 UINAM), pengurus Cabang dan segenap pengurus PMII Komisariat UINAM, dan peserta dari berbagai kampus internal-eksternal Gowa.

Dr. Kamaluddin berharap Kedepan sahabat bisa lebih efektif lagi dalam menjalankan visi dan misi sebagai warga Nahdliyin, wabil khusus terkait pengadvokasian dan serta tantangan yang semakin hari kian dekat dengan media online.

“Harapan kami sebagaimana tanggungjawab dan beban moral warga nahdliyin, bisa berperan aktif dalam menjalankan tri mottonya (Dzikir, Fikir dan Amal Saleh) baik dalam berpendapat maupun dalam bertindak” Pangkas Gurutta Kamaluddin.

Ia menjelaskan bahwa tema tersebut sebagai acuan bagi peserta Sekolah Advokasi dan media dalam menganalisis dan memecahkan persoalan yang ada di tengah masyarakat.

“Kita ketahui tema itu sangat penting dalam mengarahkan para peserta dan pisau analisis untuk menjawab persoalan-persoalan yang terjadi di lapangan”, lanjut jawaban Sahabat Riswanto saat ditanya Mengapa mengambil tema demikian dalam kegiatan advokasi ini?

Anto menjelaskan bahwa maksud dari tema ini merupakan salah satu langkah unguk membantu sahabat-sahabat memberi pemahaman tentang advokasi.

“Karena dengan melihat kondisi hari ini, banyak persoalan yang terjadi dilapangan baik berupa hak-hak masyarakat yang ditindas maupun pemberitaan persoalan media yang hari ini semakin meleset dari pada aturan mainnya. Serta bagaimana kemudian nilai-nilai identitas pergerakan kembali kemarwahnya sesuai dengan prinsip Aswaja Annahdliyah.” Tutup pernyataan sahabat Riswanto, ketua komisariat UIN Alauddin Cabang Gowa pada Jurnalis.

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here