SIG PMII Gowa resmi ditutup, Rizqah : tetap menjaga semangat belajarnya !

0
106

PWNUSULSEL.OR.ID, GOWA. Pengurus Korps PMII Putri (KOPRI) Cabang Gowa resmi menutup kegiatan Sekolah Islam Gender (SIG). (25/01/21).

Panitia pelaksana mengangkat tema “Melestarikan Semangat Kesetaraan Gender dengan Nilai-Nilai Aswaja An-Nahdliyah.”


Kegiatan yang telah terlaksana mulai Rabu-Minggu, 20-24 Januari 2021, di Pesantren Madrasah Madani ini diikuti oleh 19 peserta perwakilan dari berbagai cabang yakni Bone, Bulukumba, Maros, Metro Makassar, Barru, dan Gowa. Dari 19 peserta yang ikut, lima diantaranya adalah laki-laki.


Salah satu panitia, Andi Tenri Wuleng mengungkapkan bahwa kegiatan Kopri ini sebenarnya bukan hanya untuk kopri tapi juga untuk semua kader PMII, baik laki-laki terlebih lagi perempuan.


“SIG yang diadakan sekali selama satu tahun ini tidak menolak jika ada laki-laki yang ingin ikut serta, karena kesadaran akan kesetaraan gender tidak melulu tentang perempuan. Laki-laki juga harus memiliki kesadaran untuk tetap melihat perbedaan gender dengan pandangan kesetaraan dan saling keterkaitan sesuai dengan nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah.” Ungkap Bulan, panggilan akrabnya.

Bulan melanjutkan bahwa kegiatan ini tetap mengutamakan pentingnya protokol kesehatan.


“Dalam situasi pandemi ini panitia kegiatan tetap mengawasi dengan ketat mengenai kesehatan para peserta kegiatan, dengan cara menjaga jarak, menggunakan masker, menjaga kebersihan, menyediakan handsanitaizer dan memberikan vitamin C tiap hari.” Ujarnya.


Pada kegiatan ini menghadirkan 10 pemateri, tapi tiga diantaranya harus menyampaikan materinya via zoom meeting karena kondisi yang tidak memungkinkan untuk hadir ke lokasi kegiatan.


Sementara itu, Rizqah Fauzani selaku Ketua Kopri Cabang Gowa menjelaskan mengenai tema pada kegiatan kali ini, “Melestarikan Semangat Kesetaraan Gender dengan Nilai-Nilai Aswaja An-Nahdliyah.” adalah bertujuan untuk penguatan paham Aswaja kepada kader.

“Secara pandangan Aswaja An-Nahdliyah, kesetaraan gender dibangun atas nilai-nilai yang tertuang dalam Manhajul Fiqr Aswaja, yaitu Tawassuth (Moderat), Tawazun (Seimbang), Tasamuh (Toleransi), dan Ta’adul (Adil), supaya kader PMII tidak cenderung liberal ataupun konservatif dalam melihat permasalahan gender hari ini.” Jelasnya.


Setelah penutupan, para peserta dan jajaran panitia melakukan Rapat Tindak Lanjut sebagai Follow Up dari SIG kali ini. Rizqah mengungkapkan RTL ini sebagai bukti keseriusan peserta setelah selesai berkegiatan dan bisa menjadi inisiator PMII di cabang mereka masing-masing.

PW NU SULSEL

“Harapan saya kepada seluruh peserta agar setelah kegiatan SIG ini akan terus melanjutkan proses pembelajarannya di PMII dan jangan berhenti hanya di SIG Gowa saja. Semua peserta jika sudah di cabangnya masing-masing harus menjadi bibit unggul disegala lini dan menjadi inisiator yang membawa perubahan baik untuk orang disekitarnya” Tutupnya.

Editor : syhrl

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here