Gubernur apresiasi pelaksanaan Maulid oleh PWNU dan Kemenag Sulsel

0
132

PWNUSULSEL-MAKASSAR,. Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Sulsel kerjasama dengan Pengurus  Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Prov. Sulsel gelar Maulid, Minggu, 22 November 2020 di Asrama haji Sudiang  Makassar.

Kegiatan mengusung Tema “Dengan Maulid Nabi SAW, Kita Tingkatkan Kecintaan Kepada Rasulullah SAW dan  Kepada NKRI”.

Hadir penceramah dan Tokoh NU kondang selaku pembawa Hikmah Maulid Acara Maulid, DR. KH. Nuril Arifin Husaen, MBA yang dikenal dengan panggilan Gus Nuril,

Di Acara Maulid berskala Provinsi ini juga dihadiri oleh sejumlah Tokoh dan Pejabat Teras di Sulsel diantaranya Gubernur Sulsel, Pangdam XIV Hasanuddin, Kapolda Sulsel.

Turuthadir, Ketua MUI Sulsel yang juga Rois Syuriyah PWNU  Sulsel AGH. Sanusi Baco, Kakanwil Kemenag dan Kakankemenag Se-Sulsel, Pj. Walikota Makassar, Jajaran  Pengurus PWNU dan PCNU se Sulsel, Rektor sejumlah Perguruan Tinggi di Sulsel, Mantan Gubernur Sulsel yang juga Ketua DMI Sulsel H. M. Amin Syam, dan masih banyak lainnya.

Ketua Panitia penyelenggara H. Bunyamin Maarif menegaskan, kegiatan ini dilaksanakan dengan protocol covid -19 yang ketat untuk membuktikan dukungan Kemenag dan PWNU terhadap kebijakan pemerintah dalam menangani dan menaggulangi situasi Pandemik saat ini.

”Yang jelas bagi Kemenag dan PWNU, NKRI saja Dijaga, apalagi kalau hanya menyangkut Kesehatan dan keselamatan Umat,” ujarnya.

Sementara itu Kakanwil Kemenag Prov. Sulsel H. Khaeroni dalam sambutan singkatnya menyampaikan,pihaknya sangat mengapresiasi Acara yang dikerjasamakan dengan PWNU Sulsel ini.

Itulah sebabnya Kakanwil menghadirkan KH. Nuril Arifin Husaen di Sulsel yang merupakan Teman Akrab beliau, dan Gus Nuril ini sosok Ulama yang sangat Faham dan getol mendakwahkan soal Kebangsaan dan Cinta Tanah  Air.

H. Khaeroni juga mengajak hadirin yang memenuhi Aula Arafah Asrama Haji Sudiang Makassar melantunkan beberapa Bait Sholawat kepada Rasulullah SAW.

Sementara itu Gubernur Sulsel Prof. DR. Ir. H. Nurdin Abdullah, M.Agr dalam Arahannya menyampaikan Pemerintah sangat menaruh harapan besar kepada Keluarga Besar Kementerian Agama dan PWNU Sulsel  menjadi pioneer Agen Perubahan serta mengambil peran strategis dalam perubahan prilaku umat khususnya dimasa Pandemi ini.

PW NU SULSEL

Menghadapi dan menangani Pandemi ini, lanjut Nurdin, sama sama butuh Kesabaran dan Keikhlasan semua  pihak sampai Vaksinnya Keluar, khususnya untuk patuh dan taat pada protocol kesehatan, khususnya dalam menyelenggarakan event event yang melibatkan banyak orang.

Nurdin Abdullah juga meminta kepada seluruh Tokoh agama khususnya Ulama Ulama yang ada di Nahdlatul  Ulama Sulsel agar selalu mendoakan daerah dan bangsa ini. Semoga Pandemi ini bisa segera berakhir, dan Umat atau Rakyat kita bisa kembali beraktivitas Normal seperti biasanya, Pintanya.

Dalam tausiyahnya, KH. Nuril Arifin Husaen (Gus Nuril) memaparkan, soal mengapa bentuk dan apresiasi  Kecintaan Kepada Baginda Rasulullah SAW di kalangan Ahlussunnah Waljhamaah dipandang sangat urgen untuk diperingati dan sangat penting untuk dilaksanakan khususnya di Indonesia.

Ulama Ulama kita terdahulu sangat meyakini, Rasulullah SAW merupakan Anugerah dan Hidayah terbesar yang diberikan dan diturunka Sang Pencipta kepada Umat Manusia dan seluruh Alam semesta, ungkapnya.

Maulid ini merupakan salah satu manifestasi kesyukuran itu, semoga dengan Maulid ini Syafaat Rasulullah SAW bisa didapatkan kelak di hari kemudian.

Gus Nuril juga menegaskan, pendirian NKRI (al Jumhuriyah Al Indonesia) merupakan hasil istikharah para Waliullah dan Ulama yang ada di Nusantara ini.

Sehingga mempertahankan dan menjaga tegaknya kedaulatan NKRI bagi Ulama Ulama dan Jamiyyah NU adalah harga Mati, karena Indonesia ini merupakan salah satu warisan terbesar dari para Ulama Ulama kita terdahulu, termasuk Kementerian Agama juga menjadi bagian dari perjuangan dan ikhtiar dari Ulama Ulama pendiri Bangsa  ini.

“Bagi NU, tidak penting itu siapa yang memimpin Negara ini, karena yang paling penting bagi NU adalah bagaimana Negara yang menjadi warisan Ulama ulama kita tetap tegak dan berdiri sepanjang hayat” Ucap Gus Nuril disambut Aplauss oleh seluruh hadirin. Demikian, siaran pers,Mawardy Siradj, Pelaksana Subbag Umum dan Humas Kanwil Kemenag Prov. Sulsel.

editor : Syahrul

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here